Pengajian Bulanan Ust.Yusuf Mansur di Istiqlal

Pengajian Bulanan yang diadakan Oleh Ust.Yusuf Mansur setiap akhir bulan di Mesjid Istiqlal selalu di datangi ribuan Jamaah.  Jamaah yang hadir datang dari berbagai wilayah. Ada yang datang dari Palembang, Lampung dan Kalimantan juga.

Ustadz Yusuf Mansur

Pengajian bulanan yang dikemas dengan sangat apik dan sederhana ini tidak di pungut biaya. Jamaah bisa datang langsung ke Masjid Istiqlal setiap hari minggu di akhir bulan. Setiap bulannya selalu saja di datangkan tamu-tamu yang luar biasa.  Bulan-bulan sebelumnya telah menghadirkan 7  Syeikh dari Timur Tengah dan Juga Syeikh Ammar Bugis yang sangat luar Biasa.  Syeikh Ammar Bugis meminta kepada Jamaah untuk mendo’a kannya.

Para Syeikh Timur Tengah

Para Syeikh Timur Tengah

 

Syeikh Ammar Bugis

Syeikh Ammar Bugis

”Jamaah, tolong doakan saya, agar Allah memberi kesempatan 10 detik saja tubuh saya bisa bergerak normal sehingga saya bisa bersujud kepada-Nya,” pinta Syeikh Ammar Haitsam Bugis

Minggu, 24 Maret 2013 kemarin pengajian bulanan mendatangkan 3  anak cilik yang sangat luar biasa. Mereka sudah hafal Al-Qur’an dan dinobatkan sebagai Hafidz termuda. Mereka adalah Taabarok, Yazid dan Zinah. Mereka adalah anak-anak dari dr.Kamil Lubudy dan Rossa.

Kamil Lubudy dan istrinya Rossa , yang sama-sama berlatar belakang farmasi, apoteker, pada satu masa diberi hidayah Allah. Keduanya atas izin Allah berkeinginan menghafal Alquran. Dan mulailah pasangan ini menghafal Alquran.

Berita ini sangat menggembirakan buat pasangan suami istri muslim-muslimah. Jika Kamil Lubudy dan Rossa bisa, tentunya saudara-saudara yang saat ini belum menghafal Alquran, terbentang luas kesempatan dan peluang untuk bisa menjadi penghafal Alquran. Bukan tidak mungkin, akan dihadiahi pula oleh Allah keturunan yang hafal Alquran.

Saat Tabaarok, begitu nama anak pertama mereka, berusia dua setengah tahun, Kamil Lubudy melihat anak-anak kecil, remaja, dan dewasa, pada menghafal Alquran. “Ada yang 5 juz, 10 juz, 16 juz, bahkan 30 juz,” begitu kata beliau. “Saya berdoa saat itu, kepada Allah, agar Tabaarok bisa hafal Alquran.”

Subhanallah, Tabaarok putranya, berhasil menamatkan Alquran di usia 3,5 tahun. Pada umur 4,5 tahun, dinobatkan oleh lembaga tahfidz internasional yang dipimpin Syekh Bashfar, dari Liga Muslim Dunia, sebagai penghafal Alquran termuda. Diuji oleh sekian penguji berkaliber ulama Alquran internasional.

Tidak cukup sampai di sana, menyusul dua adiknya Taabarok, yakni Yazid dan Zainah. Pun di usia yang sama, keduanya mengikuti jejak langkah kakaknya. “Bahkan Yazid dan Zainah, kami hanya keluar energi 40 persen. Sebab Yazid dan Zainah sudah duluan sering mendengar kakaknya mengaji.”

Itulah hadiah Allah. Hadiah teramat manis buat siapa yang mau berkhidmat dengan Alquran. Dari sekian banyak hadiah, begitu kata Kamil Lubudy, hadiah apalagi yang lebih berharga dari Allah, ketika kami mengakrabkan diri kami dengan Alquran? Tidak lain, adalah Tabaarok, Yazid, dan Zainah. Anak-anak yang saleh- salehah, lagi hafal Alquran.

Insya Allah saudaraku semua, kita pun bisa. Insya Allah. Mulailah sekarang dengan menaruh perhatian lebih terhadap Alquran. Insya Allah ada begitu banyak hadiah Allah buat kita semua. Kita sama-sama berdoa.

Keluarga Kamil Lubudy beserta istri dan tiga anaknya, sedang berada di Indonesia. Mengadakan lawatan ke sejumlah negara di Asia, termasuk di Indonesia. Keluarga ini akan hadir meramaikan Wisuda Akbar ke-4 di GBK Senayan, 30 Maret, bersama Syekh al-Ghomidi. Semoga kita bisa meniru jejak langkah beliau. Amien.

Latest Comments
  1. eka
    -

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>